dunno...
Sepertinya apa-apa yang terjadi adalah bukan karena faktor kebetulan semata. Sepertinya semua adalah buah dari berbagai tindakan-tindakan dan perbuatan yang pernah dilakukan oleh kita.
Tidak ada faktor kebetulan, bejo, atau beruntung dimuka bumi ini. Saya yakin semua adalah sudah digariskan olehNya disana. Dan beberapa diantaranya adalah buah perbuatan kita dimasa lalu. Semakin banyak amal dan tingkat keikhlasan seseorang dalam menjalani hidup maka semakin diberi kedamaian dan kemuliaan untuknya oleh Tuhan.
Ya.. Mamang Tuhan tidak mau berhutang sedikitpun kepada umatNyz. Bahkan ketika kita sedikit berbohong atau sedikit korupsi meskipun seperak rupiahpun pasti akan mendapatkan ganjaran, akan lebih baik lagi jika kita dapat azab selama didunia dengan diberi sedikit apes atau musibah kecil yang menimpa diri kita dari pada diberikan laknat masuk neraka sesudah kita meninggal.
Jadi marilah kita merenung sejenak bahwa penderitaan yang mungkin sedang kita alami adalah buah dari perbuatan kita yang telah lalu. Bahwa kita sedang diberi azab olehNya supaya kita bisa mengingat kesalahan-kesalahan kita dan diberi waktu bertobat sehingga lebih dekat kepadaNya.
Menangislah jika memang diperlukan, dan sembah sujudlah kepadaNya mohon ampun semoga diberi kemuliaan hidup didunia dan bisa diberi buka pintu surgaNya untuk kita.
Karena memang Tuhan tidak mau berhutang kepada umatNya.
Mari kurangi perkataan-perkataan nista dan dusta yang keluar dari mulut kita, langkah sesat yang diayunkan kaki kita, tangan-tangan jahil kita, atau pandangan-pandangan penuh nafsyu dan angkara dari kita.
Karena ini akan dijadikan satu catatan dan merekalah nanti yang berkata dan bersaksi membawa kita kesurga dan neraka. Dan sedikit diantaranya akan merupakan azab yang pedih didunia karna perbuatan kita sendiri.
Mari kita awali dengan perkataan yang menyejukan ya g ditujukan ke istri kita, anak kita, orang tua kita dan keluarga dan temen-teman kita. Tidak ada lagi kata hentakan dan aura negative yang terpancar dari raut muka kita dan seraya berdoa semoga apa-apa yang kita lakukan selalu membawa kedamaian dan kemuliaan bagi dirikita kelak diesok hari.. Amin.
Sepertinya apa-apa yang terjadi adalah bukan karena faktor kebetulan semata. Sepertinya semua adalah buah dari berbagai tindakan-tindakan dan perbuatan yang pernah dilakukan oleh kita.
Tidak ada faktor kebetulan, bejo, atau beruntung dimuka bumi ini. Saya yakin semua adalah sudah digariskan olehNya disana. Dan beberapa diantaranya adalah buah perbuatan kita dimasa lalu. Semakin banyak amal dan tingkat keikhlasan seseorang dalam menjalani hidup maka semakin diberi kedamaian dan kemuliaan untuknya oleh Tuhan.
Ya.. Mamang Tuhan tidak mau berhutang sedikitpun kepada umatNyz. Bahkan ketika kita sedikit berbohong atau sedikit korupsi meskipun seperak rupiahpun pasti akan mendapatkan ganjaran, akan lebih baik lagi jika kita dapat azab selama didunia dengan diberi sedikit apes atau musibah kecil yang menimpa diri kita dari pada diberikan laknat masuk neraka sesudah kita meninggal.
Jadi marilah kita merenung sejenak bahwa penderitaan yang mungkin sedang kita alami adalah buah dari perbuatan kita yang telah lalu. Bahwa kita sedang diberi azab olehNya supaya kita bisa mengingat kesalahan-kesalahan kita dan diberi waktu bertobat sehingga lebih dekat kepadaNya.
Menangislah jika memang diperlukan, dan sembah sujudlah kepadaNya mohon ampun semoga diberi kemuliaan hidup didunia dan bisa diberi buka pintu surgaNya untuk kita.
Karena memang Tuhan tidak mau berhutang kepada umatNya.
Mari kurangi perkataan-perkataan nista dan dusta yang keluar dari mulut kita, langkah sesat yang diayunkan kaki kita, tangan-tangan jahil kita, atau pandangan-pandangan penuh nafsyu dan angkara dari kita.
Karena ini akan dijadikan satu catatan dan merekalah nanti yang berkata dan bersaksi membawa kita kesurga dan neraka. Dan sedikit diantaranya akan merupakan azab yang pedih didunia karna perbuatan kita sendiri.
Mari kita awali dengan perkataan yang menyejukan ya g ditujukan ke istri kita, anak kita, orang tua kita dan keluarga dan temen-teman kita. Tidak ada lagi kata hentakan dan aura negative yang terpancar dari raut muka kita dan seraya berdoa semoga apa-apa yang kita lakukan selalu membawa kedamaian dan kemuliaan bagi dirikita kelak diesok hari.. Amin.